Bawaslu DKI: Jangan Ada Kampanye Hitam dalam Debat

Bawaslu DKI: Jangan Ada Kampanye Hitam dalam Debat

RumahNKRI – Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta, Mimah Susanti, mengingatkan kepada tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur agar tidak menyampaikan hal yang menyinggung suku, agama, ras dan antargolongan atau SARA dalam kampanye debat publik. Bagi yang melanggar bisa terkena sanksi.

“Pasangan calon juga tidak boleh menghina Pancasila dan UUD serta tidak boleh menghasut sebagaimana peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Mimah di Kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Januari 2017.

Dia mengatakan kampanye debat publik yang rencananya akan dilaksanakan selama tiga kali itu akan berfokus mengulas visi-misi serta program kerja tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur itu yakni, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviani Murni, Basuki Tjahja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

“Dalam debat publik nanti kami harapkan tidak ada kampanye negatif atau black campaign. Silakan sampaikan informasi yang mendidik bagi warga DKI Jakarta,” ujarnya.

Bawaslu DKI lanjut dia, mengharapkan debat publik nanti bisa berjalan dengan tertib dan aman. Tim relawan diminta untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi gangguan keamanan.

“Saya berharap semua tim kampanye pasangan calon telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Karena debat ini punya potensi ada arak-arakan,” kata dia.

Debat Pilkada DKI Jakarta akan digelar tiga kali, antara lain pada 13 Januari, 27 Januari, dan 10 Februari 2017 mendatang. Rencananya, debat pertama digelar di Hotel Bidakara. Seluruh calon diwajibkan mengikuti debat tersebut. Jika tidak, mereka akan mendapatkan sanksi.

Terkait sanksi bagi calon di Pilkada yang menyinggung soal SARA atau kampanye hitam, diatur dalam UU No 10/2016 pasal 187 yakni pidana 3 bulan dan paling lama 18 bulan atau denda paling sedikit Rp600 ribu dan paling banyak Rp6 juta.

Sumber : viva.co.id

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*